Islam adalah agama damai, dan itu adalah salah satu agama yang paling suci dan tidak dapat dipercaya, yang telah memberi kita terbaru dalam setiap aspek kehidupan. Islam telah memberi kita pendidikan dengan ilmu yang tidak ada batasnya. Alquran adalah kitab suci dari Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad (SAW), untuk petunjuk peningkatan dan pesan yang diperkaya bagi umat.

Pendidikan adalah pengetahuan untuk memanfaatkan potensi seseorang secara maksimal. Tanpa pendidikan, tidak ada yang bisa menemukan jalan yang benar di dunia ini.

Pentingnya pendidikan ini pada kartun ini karena dua alasan. Pendidikan menjadikan manusia menjadi pemikir yang benar. Tanpa pendidikan, tidak ada yang bisa berpikir dengan baik dalam konteks yang sesuai dengan Anda. Ini memberi tahu manusia bagaimana berpikir dan bagaimana membuat keputusan. Alasan kedua pentingnya pendidikan adalah bahwa hanya rapor pendidikan, manusia dimungkinkan untuk menerima informasi dari dunia luar. Itu dikatakan baik

“Tanpa pendidikan, seolah-olah manusia berada dalam ruangan tertutup dan pendidikan dia menemukan dirinya dalam ruangan dengan semua jendelanya terbuka ke arah dunia luar.”

Inilah mengapa Islam sangat mementingkan pengetahuan dan pendidikan. Ketika Alquran mulai diturunkan, kata pertama dari ayat pertama kali adalah ‘Iqra’ yaitu, dibaca ..

Buku reflektif Alquran begitu kaya akan isi dan makna sehingga jika sejarah pemikiran terus berlanjut pondok pesantren tahfiz quran bogor selamanya, buku ini sepertinya tidak akan dibaca sampai akhir. Setiap hari itu menyampaikan pesan baru kepada umat manusia. Setiap pagi, itu memberi kita ide-ide baru yang bijaksana dan mengikat kita dalam batas-batas etika.

Pendidikan Islam adalah salah satu sistem pendidikan terbaik, yang menjadikan manusia beretika dengan segala kualitas yang seharusnya dimilikinya sebagai manusia. Dunia Barat telah menciptakan citra Islam yang salah di dunia. Mereka tidak tahu bahwa ajaran kita diberikan langsung kepada kita dari Allah, yang adalah pencipta dunia ini, melalui para Nabi kita.

Umat ​​Muslim di seluruh dunia haus akan pendidikan yang berkualitas. Mereka tahu batasan mereka dan tidak pernah mencoba untuk melewatinya. Itu adalah Barat, yang telah menciptakan sensasi bahwa Muslim tidak berada dalam jalur untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka berpikir bahwa pendidikan kita mengajari kita, tentang senjata, dll., Itu sangat salah. Memang ada yang tidak pasti yang diselesaikan seseorang untuk salah jalan, karena ketika kita akan membentuk anak, mereka akan seperti itu, tetapi bukan berarti agama kita mengajar dengan tidak benar kepada kita.

Nabi Suci kita (SAW), berkata,

Carilah pengetahuan dari buaian sampai liang kubur.

Dan:

Carilah pengetahuan bahkan [jika dapat ditemukan di tempat yang jauh seperti Cina. Pada pertempuran Badar, di mana Nabi Suci (SAW) kita tercinta memperoleh kemenangan atas musuhnya, tujuh puluh orang dari barisan musuh ke penjara. Para tahanan ini adalah orang-orang yang terpelajar. Untuk memperoleh manfaat dari pendidikan mereka, Nabi menyatakan bahwa jika seorang tahanan mengajari sepuluh anak Muslim membaca dan menulis, ini akan menjadi tebusannya dan dia akan dibebaskan. Ini adalah sekolah pertama dalam sejarah Islam yang didirikan oleh Nabi sendiri dengan semua gurunya non-Muslim. Sunnah Nabi menunjukkan bahwa pendidikan harus diterima apa pun risikonya.

Saat ini, umat Islam memperoleh ide, pemikiran, pengetahuan, dan keterampilan yang baik dari seluruh penjuru dunia. Dunia bergerak sangat cepat, dan dalam industri dunia ini, sudah menjadi tugas para guru untuk memberikan pendidikan yang bermutu dan beretika yang terintegrasi dengan para santri di seluruh dunia, karena anak adalah aset yang tak ternilai bagi generasi mendatang.

Nabi Muhammad (SAW) mendorong semua Muslim untuk memperoleh ilmu dan membagikannya. Dia berkata:

Dapatkan ilmu, karena dia yang memperolehnya di jalan Allah melakukan perbuatan saleh; dia yang Berbicara tentang itu, Tuhan; dia yang mencarinya, menyembah Allah; dia yang memberikan instruksi di dalamnya, memberikan sedekah; dan dia yang menyampaikannya kepada orang lain, melakukan tindakan pengabdian kepada Allah. ”  (Bukhari, Muslim)

Semua guru baik pendidikan sekuler atau agama harus memberikan perhatian lebih kepada siswa di dalam kelas. Adalah penting bahwa dalam sistem Islam kita harus menganggap anak-anak terkasih ini sebagai anak kita sendiri, dan mengesampingkan semua pertimbangan lain, dan mengatasi hal semacam itu dan mewujudkan tugas dan misi kita. Kita harus meningkatkan standar pendidikan dan memperhatikan kebutuhan anak-anak ini. Kita harus mewujudkan tugas kita dengan kesungguhan dan membangkitkan rasa tanggung jawab. Terlihat bahwa ada guru yang tidak melaksanakan tugasnya dengan penuh minat. Saya ingin meminta kepada semua guru agar demi Tuhan, demi tugas revolusioner Anda, mengajar anak-anak dengan pengabdian dan dedikasi.

Penting bagi kita untuk mengajukan pekerjaan kita melalui diskusi, debat, studi, dan melalui distribusi pekerjaan yang tepat di antara kita sendiri.

Kita tidak boleh lupa bahwa kita hidup di negara Islam, dan tujuan kita harus secara bersamaan untuk menciptakan budaya Islam yang mandiri dan juga berkarakter. Kemandirian dan kekayaan konten memang menjadi salah satu ciri budaya Islam. Sistem kami adalah sistem ideologis.

Kita harus membuat anak kita menjadi antusias, dinamis, dan pencarian ini harus menjangkau setiap sudut masyarakat kita. Kita harus mencita-citakan mereka untuk menjadi jujur ​​dan tulus.

Pengorbanan diri dan kemurahan hati, cinta kebebasan, tekad untuk melawan dan ketekunan yang keras, keberanian untuk menyambut kemartiran – semua ini adalah nilai-nilai baru dari menciptakan baru, yang harus mengajar sesuai dengan ajaran Islam.

Pintu sekolah harus selalu dibuka demi Islam, demi Umat Muslim.