Konsumen perusahaan pelat merah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tak perlu repot mendatangi kantor PLN untuk memeriksa tagihan listrik. Seiring berkembangnya zaman, sudah sepatutnya kini para konsumen PLN mengetahui bagaimana cara cek tagihan listrik PLN secara online.
Hanya bermodal nomor ID pelanggan (IDPEL) dan koneksi internet, maka konsumen khususnya listrik pascabayar dapat langsung mengetahui berapa tagihan listrik yang perlu dibayarkan.

Cara ini tentu sangat efektif untuk mempersiapkan budget, menghitung tren pemakaian, hingga mengatur pemakaian listrik pada bulan-bulan berikutnya https://memphisthemusical.com/ .

Namun, sebelum mengetahui cara cek tagihan listrik PLN online, maka ada baiknya konsumen memahami apa status pelanggan yang dimilikinya, beserta manfaat dan kekurangannya. Sebagaimana diketahui, ada dua status konsumen PLN yang difasilitasi PLN dan berkembang di masyarakat, yakni listrik prabayar dan pascabayar.

Listrik prabayar
Melansir dari situs resmi PLN, listrik prabayar merupakan produk layanan pemakaian tenaga listrik yang menggunakan meter elektronik prabayar dengan cara pembayaran di muka.

Jika konsumen merupakan pelaku rumah tangga yang ingin menyesuaikan budget dan pemakaian yang teratur dan seimbang, maka berlangganan listrik prabayar merupakan solusi apik. Cara pembayarannya pun mudah, konsumen hanya perlu membeli pulsa listrik melalui berbagai penyedia pembelian pulsa listrik.

Kelebihan listrik prabayar
1. Tidak ada denda atau sanksi telat bayar
2. Kalkulasi dan prediksi yang apik, untuk target pemakaian sebulan
3. Minim terjadi risiko kesalahan pencatatan meteran oleh petugas PLN
4. Jaringan pembelian pulsa listrik sangat luas baik melalui konter pulsa hingga secara online melalui marketplace
5. Cocok digunakan bagi yang memiliki usaha indekos

Kekurangan listrik prabayar
1. Harus menyediakan voucher pulsa cadangan
2. Token listrik akan cepat berbunyi tanda mau habis jika digunakan pada pemakaian listrik daya tinggi
3. Perlu waktu tunggu cukup lama, jika pembelian online server mengalami down
4. Token listrik pulsa PLN tidak bisa diisi saat tengah malam (23-00 – 02.00 WIB)
5. Meteran lebih sensitif dan mudah rusak

Listrik pascabayar
Listrik pascabayar memberikan akses pemakaian secara penuh dengan tagihan per bulannya. Berbeda dengan pra bayar, konsumen akan mendapatkan tagihan sesuai pemakaian dan tanpa prediksi sebelumnya.

Oleh sebab itu, cara cek tagihan PLN secara online sangat dibutuhkan bagi konsumen PLN pascabayar. Kemudian, pembayaran listrik pascabayar dapat dilakukan langsung lewat loket di kantor PLN, Kantor Pos, atau membayar secara online menggunakan aplikasi milik PLN.

Kelebihan listrik pascabayar
1. Tidak perlu khawatir risiko listrik mati tiba-tiba sebab kehabisan pulsa
2. Tidak perlu melakukan isi pulsa listrik secara mandiri

Kekurangan listrik pascabayar
1. Dapat menyebabkan tidak terkontrolnya pemakaian listrik pribadi
2. Akan ada denda atau sanksi jika menunggak pembayaran
3. Risiko kesalahan pencatatan jumlah kWh terpakai oleh petugas PLN

Setelah mengetahui beberapa pengetahuan singkat terkait status listrik yang beredar di masyarakat. Maka selanjutnya, bagi konsumen listrik pascabayar perlu mempraktekkan beberapa cara yang akan diulas, guna mampu mengurangi ‘efek kejut’ atas pemakaian listrik selama sebulan.

Cara cek tagihan listrik PLN lewat situs
Konsumen dapat menjajal cara yang satu ini melalui situs cek tagihan PLN resmi melalui situs yang telah disediakan.

Caranya pun mudah, konsumen dapat membukanya menggunakan browser dari laptop maupun smartphone.

1. Buka browser dan akses situs di alamat https://layanan.pln.co.id/
2. Klik Informasi Tagihan Listrik / Pembelian Token pada submenu ‘Informasi’, yang terletak di sebelah kiri
3. Silahkan login dengan mengisi email, kata sandi dan captcha, dan klik ‘masuk’
4. Jika pertama kali mengakses, maka lakukan pendaftaran dengan klik ‘daftar akun’
5. Lengkapi form isian yang terdiri mulai dari Nama pemohon, IDPEL, nomor handphone, hingga buat kata sandi, klik ‘daftar’
6. Setelah konsumen berhasil masuk, maka tinggal pilih menu ‘Informasi tagihan dan token listrik’ untuk melihat berapa besar tagihan bulanan konsumen

Cara cek tagihan listrik PLN lewat telepon
Konsumen hanya perlu menghubungi call center PLN di nomor 123 melalui telepon. Namun jika konsumen menggunakan ponsel, maka formatnya adalah (kode area)123. Contohnya, jika konsumen tinggal di Jakarta maka formatnya adalah 021123.

Untuk biaya per panggilan, akan dibebankan kepada konsumen dengan biaya telepon normal. Sehingga pastikan untuk

menyediakan pulsa yang cukup, agar panggilan tidak putus di tengah jalan, sebab pulsa habis atau tidak mencukupi.

Cara cek tagihan listrik PLN lewat SMS
Pengecekan tagihan listrik PLN secara online dapat diakses dengan menggunakan SMS. Namun, layanan ini hanya tersedia bagi pengguna operator jaringan seluler Telkomsel, Indosat, T-Flexi, dan XL.

Selain itu, konsumen akan dibebankan biaya Rp500 per SMS. Adapun format SMS yang digunakan adalah seperti berikut:

REK (spasi)No ID Pelanggan Kirim ke nomor 8123

Cara Cek tagihan listrik PLN lewat aplikasi
Teranyar, konsumen dapat mengakses pengecekan tagihan listrik lewat aplikasi berbasis Android dan iOS bagi para konsumennya, melalui PLN Mobile.

Baca Juga : Menyelam Jauh Ke Dalam Pasar Pelatihan Pengembangan Game

Untuk mengecek tagihan listrik PLN melalui aplikasi smartphone besutan PLN ini,maka konsumen dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Unduh aplikasi PLN Mobile di perangkat Android atau iOS melalui Playstore atau AppStore.
2. Install dan buka aplikasi.
3. Pilih menu ‘Informasi Tagihan dan Token Listrik’.
4. Input nomor meteran bagi pelanggan listrik pasca-bayar, atau masukkan ID pelanggan bagi pelanggan listrik prabayar, dan klik ‘Cari’.
5. Aplikasi PLN Mobile akan menampilkan status tagihan listrik lengkap dengan nominalnya.

Nah, setelah mengetahui beragam cara cek tagihan listrik PLN online, maka kini tentu saja konsumen dapat secara leluasa melakukan pemantauan terhadap pemakaian listrik pribadinya.

Hal ini tentu saja dapat menjadi bahan evaluasi, atau indikasi kerusakan pada meteran ketika tagihan konsumen membengkak, sementara pemakaian sangat minim.